33 Anak Wonogiri Alami Kekerasan Seksual

 

Wonogiri – Pemkab Wonogiri, merasa prihatin dengan tingginya angka kekerasan seksual pada anak (KSPA). Pada tahun 2012 ini, jumlahnya mencapai 33 kasus. Jumlah yang tergolong tinggi.

 

“Jumlah kejadian ini, sama dengan data pada tahun 2011 lalu. Mestinya, jumlah tersebut harus mampu diturunkan jumlah itu tergolong tinggi,” ujar Reni Ratnasari, Kepala BKBKSPP (Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan) Wonogiri, usai upacara menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) di Alun-alun Giri Kridha Bhakti Wonogiri, Kamis (19/12).

 

Terkait ini, Pemkab Wonogiri lanjut dia, kini tengah menyiapkan regulasi peraturan bupati dan rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk memberikan perlindungan pada anak dan perempuan termasuk tentang kesetaraan gender.

 

Menanggapi pernyataan itu, Agus Marjoko dari Forum Rumah Cinta Wonogiri menuturkan, optimalisasi merupakan langkah tepat menurunkan angka kekerasan terhadap anak. Optimalisasi juga dirasa efektif, efisien, dan tidak memboroskan anggaran.

 

“Sudah ada Dinas Pendidikan, BKBKSPP, Dinas Sosial, Forum Peduli Anak Kabupaten, dan tentunya pihak legislatif. Kenapa keberadaan mereka tidak dimaksimalkan?pembuatan regulasi memang perlu sebagai dasar hukum. Tapi bukan lantas berhenti sampai disitu saja, lembaga-lembaga dan instansi itu harus dioptimalkan kerjanya, dengan begitu kita bisa menghemat anggaran ketimbang harus membuat lembaga baru, atau studi banding dan bermacam seminar,” ungkap Agus.